Senin, 30 Mei 2011

Manajemen Resiko


PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP RESIKO

 

Pengertian Resiko

Teman-teman kata Resiko  mungkin kita sudah tidak asing lagi dan kita sering menggunakannya dalam pembicaraan dan kehidupan sehari-hari kita sehari-hari.  Bahkan makna kata resiko dapat kita temukan dalam peribahasa  seperti main api bisa terbakar, main arang menjadi hitam dan sebagainya.  Dengan kata lain kata Resiko sering kita asumsikan sesuatu yang buruk yang dapat terjadi berkaitan dengan tindakan-tindakan yang kita ambil atau kejadian-kejadian yang kita alami.

Pengertian lain dari resiko menurut para ahli adalah sebagai berikut: risiko  didefinisikan sebagai kejadian yang merugikan. Dalam analisis investasi pengertian resiko adalah kemungkinan hasil yang diperoleh menyimpang dari yang diharapkan.


Sebelum kita mempelajari lebih dalam tentang manajemen resiko terlebih dahulu kita harus mengetahui

1.  Penyebab Resiko
2.  Mengapa kita perlu mempelajari Manajemen resiko


Untuk menjawab pertanyaan pertama,  coba kita lihat kembali pengertian resiko. Dari pengertian resiko coba kita garis bawahi kata dapat atau bisa.  Dari pengertian kata-kata ini resiko terjadi karena tidak adanya suatu kepastian. Dengan kata lain segala sesuatu yang kita jalanani atau hadapi pada saat ini pada dasarnya mengandung berbagai kemungkinan dengan peluang kejadian yang beragam.  Ada yang mendekati satu (berpeluang besar terjadi) ada juga yang mendekati nol (hampir tidak ada peluang untuk terjadi).  Pada kondisi ini resiko terjadi karena adanya suatu ketidak pastian.  Berikut ini beberapa tingkat ketidak pastian besrta contohnya

Sumber buku materi pokok manajemen resiko


Untuk lebih memahami pengertian dari tingkat ketidak pastian, teman-teman dapat baca buku materi pokok Mata Kuliah Manajemen Resiko.






Mengapa kita perlu mempelajari resiko.  Hal utama kita mempelajari resiko berkaitan dengan adanya peluang yang dapat memberikan keuntungan dari tindakan atau kehidupan yang kita ambil atau jalani.  Disamping keuntungan mengingat dalam melakukan suatu tindakan atau keputusan kita memerlukan suatu upaya atau sumberdaya yang dapat berupa tenaga, modal atau biaya maka tindakan atau kejadian yang kita ambil/alami  dapat juga menyebabkan terjadinya kerugian atau kehilangan.   Pada kondisi ini kita mempelajari manajemen resiko dalam upaya untuk meningkatkan peluang terealisasinya keuntungan, ataupun menurunkan peluang terjadinya kerugian atau meminimalkan kerugian dari keputusan dan tindakan atau kejadian yang kita ambil atau alami. 

Macam-macam Resiko

Secara umum resiko dibagi menjadi dua macam yaitu resiko murni (pure risk) dan seriko spekulasi.  Resiko murni berkaitan dengan kejadian-kejadai yang dapat terjadi dan kita alami yang berdampak atau menyembabkan kerugian baik pada saat ini maupun pada saat mendatang.  Misalnya kejadian bencana, kematian, kebakaran, kecelakaan dan lain-lain.   Resiko murni tidak memberikan kemungkinan untuk terciptanya suatu keuntungan mengingat pada umumnya  resiko murni  merupakan kejadian-kejadian yang tidak diinginkan tetapi kejadian ini secara langsung bukan merupakan upaya atau tindakan yang kita kuputuskan atau ambil.  Misalnya kebakaran akibat konsleting listrik, dimana kita tidak pernah berharap atau bermaksud untuk membuat konsleting listrik terjadi walaupun pemakaian listrik dan instalasi listrik merupakan tindakan yang kita ambil. 

Kebalikan dari  resiko murni adalah resiko spekulasi (speculative risk) yang mengandung pengertian ketidak pastian apakah dapat memperoleh untung atau mengalami kerugian.  Dalam resiko spekulasi  kita menjadi subjek dalam memutuskan untuk mengambil tindakan atau melaksanakannya. Misalnya melakukan investasi dalam pembelian saham, dalam pembelian saham ini dimungkinkan untuk mendapatkan untung bila harga saham naik (lebih besar dari harga pembelian) dan juga ada kemungkinan merugi bila harga saham turun.  Pada saat kita membeli saham tersebut kita dalam posisi resiko spekulasi. Namun tidak demikian bila kita tidak jadi membeli saham tersebut.  

Resiko murni dan resiko spekulasi mungkin saja muncul dalam berbagai situasi.  Dimana keputusan atau tindakan yang diambil  berkaitan dengan harapan untuk mendapatkan profit atau keuntungan dapat saja tidak terealisasi sebagai akibat dari suatu kejadian yang tidak direncankan atau diluar kendali.  Misalnya pembelian tanah dalam kasus lapindo dimana perusahaan beharap mmendapat keuntungan tetapi sebagai akibat kejadian alam hal ini tidak dapat terealisasi dalam waktu dekat.

Disamping kedua macam resiko ini, resiko juga dapat dibagi 2 berdasarkan pergerakannya maupun berdasarkan subjeknya.  Resiko berdasarkan pergerakannya  dibagi 2 yaitu resiko bersifat statis dan dinamis.  Sedangkan yang berdasarkan subjeknya juga dapat dibedakan menjadi 2 yaitu subjektif atau objektif.

 

Sumber Resiko

Bagi individu dan perusahaan,  terjadinya resiko disebabkan karena individu atau perusahaan tersebut memiliki sumber daya yang dapat memacu terjadinya resiko.  Sumber daya tersebut adalah:




1.    Harta Benda
Kepemilikan aharta benda baiik oleh individu atau perusahaan dapat menyebabkan terjadinya resiko yang dapat berupa kehilangan maupun kerusakan.  Kehilangan atau kerusakan ini pada kondisi tertentu baik bagi individu atau perusahaan dapat mengganggu rencana atau pencapaian dimasa depan.  Misalnya perusahaan tidak dapat melangsungkan proses produksi sebagai akibat dari hilang atau rusaknya harta benda perusahaan (mesin).
2.    Hutang
Hutang  yang direncanakan dengan baik pada awalnya ditujukan untuk meringankan beban ataupun menambah kemampuan (sumberdaya).  Dengan perencanaan hutang dan kondisi normal hutang tidak merupakan resiko baik bagi individu maupun perusahaan.  Tetapi pada kondisi yang berbeda misalnya perubahan bunga hutang yang besar, ataupun ketidak lancaran atau terganggunya potensi pendapatan dapat menyebabkan hutang menjadi resiko yang berpotensi menciptakan kerugian.
3.    Kesehatan Jiwa dan Mata Pencarian
Dalam keluarga atau perusahaan kesehatan jiwa dapat menyebabkan timbulnya resiko.  Hal ini terkait  dengan biaya pengobatan yang semakin tinggi (misalnya penyakit kanker, level dan lain-lain)  serta semakin beragamnya jenis penyakit.  Terganggunya kesehatan karyawan atau anggota keluarga pada kondisi tertentu alkan memberatkan kondisi keuangan atau pendapatan yang selanjutnya menganggu rencana dimasa depan.  Pada kondisi lain hilangnya pekerjaan   akibat yang tak terduga dapat berakibat yang sama.
4.    Resiko Keuangan
Resiko keuangan pada umumnya termasuk dalam katagori resiko spekulasi yang dapat mempengaruhi pihak yang mengambil keputusan. Resiko keuangan meliputi resiko kredit, resiko kurs valuta asing, resiko komoditas dan resiko suku bunga.

Pengukuran Resiko


Pengetahuan terhadap sumber resiko sangat diperlukan dalam uoaya menetukan pengukuran terhadap resiko yang mungkin terjadi.  Terkiat dengan sifatnya maka pengukuran lebih diteaknakan pada resiko objektif, mengingat resiko subjektif tidak dapat diukur secara akurat. Berikut ini dua konsep penting pengukuran resiko objektif yaitu:

1.    Kemungkinan Terjadinya Kerugian (Chance of Loss)
Kemungkinan terjadinya kurugian dalam jangka panjang atau prekuensi relatif kerugian tidak ada artinya bila digunakan untk kemungkinan  terjadinya satu kejadian.  Konsep ini lebih bermana bila diaplikasikan pada kemungkinan terjadinya dalam kejadian-kejadian yang berjumlah besar. Misalnya  kejadian tsunami pada satu kota dapat kemungkinan menyebabkan 1000 kerusakan, namun berdasrkan pengalaman dari 1000 rumah hanya 20 rumah yang rusak.  Untuk itu chance of loss kejadian tsunami adalah 2% (20/100).  Dalam chance of loss perlu dibedakan antara penyebab kerugian dan kondisi.  Penyebab kerugian di istilahkan sebagai peril dan kondisi distilahkan hazard.  Terdapat 3 jenis hazard dala konsep chance of loss yaitu Physical Hazard, Morale Hazard dan Moral Hazard.
q  Physical Hazard adalah suatu kondisi yang bersumber dari karakteristik material atau objek.  Misalnya mobil tabrakan akibat jalan licin, atau rem blong.  Pada kejadian ini jalan licin dan rem blong adalah physical hazard sedangkan tabrakan adalah peril sedangkan mobil rusak adalah suatu kejadian.
q  Morale Hazard adalah sikap mental ceroboh atau sikap tidak hati-hati sesorang yang dapat berakibatnya timbulnya kerugian.  Hal ini dapat terjadi sebagai akibat dari keadaan yang menyebabkan seseorang mengabaikan resiko yang dapat terjadi.  Misalnya kejadian kecelakaan mobil akibat dari kecerobohan atau kekurang hati-hatian dari pengemudi. Pengemudi beralasan bahwa kekurang hati-hatian mengingat mobil yang dikendarai telah diasuransikan dan akan menjadi tanggung jawab pihak perusahaan asuransi bila terjadi tabrakan.  Namun pengemudi seringkali tidak menyadari bahwa akibat tabrakan dapat berdampak lain diluar asuransi yang dijamin misalnya kerugian pihak ketiga yang terlalu besar, kerugian kehilangan nyawa dan lain-lain.
q  Moral Hazard bersumber pada sikap mental sesorang.  Namun dalam kejadian ini kerugian yang terjadi sebagai akibat dari tindakan yang disengaja dan dirancang sehingga terjadi kerugian atau mengakibatkan kerugian semakin besar.  Misalnya suatu  perusahaan telah diasuransikan, untuk mendapat pergantian dari perusahaan asuransi, dengan sengaja ada pihak-pihak yang berusaha membakar perusahaan tersebut.    

2.    Derajat Resiko (Degree of Risk)
Derajat resiko adalah variasi realtif antara kerugian aktual dan kerugian yang diharapkan. Lebih jelasnya kadar resiko adalah kisaran penyimpangan dari kerugian rata-rata (yang diharapkan) yang ditaksir dengan menggunakan kemungkinan kerugian (chance of loss) menggunakan rumus sebagai berikut:


Resiko  Objektif  = Simpangan antara kerugian aktual dan yg diharapkan
                                                      Kerugian yang diharapkan

Misalnya 2 perusahaan A dan B dari 100 ribu produk A dan B terdapat 100 produk yang catat.  Dari data statistik diketahui estimasi jumlah produk cacat perusahaan A adalah berkisar antara 95-105 produk.  Sedangkan perusahaan B adalah berkisar antara 80 – 120.  Dari data ini maka derajat resiko dua perusahaan adalah:

                            A = (105-95) / 100 =10%
                            B = (120-80) / 100 = 40%

Jadi walaupun chance of loss dua perusahaan sama, namun derajat resiko perusahaan B empat kali dari perusahaan  A  


================== Selamat Belajar=================







Kamis, 19 Mei 2011

Contoh soal agama islam




PETUNJUK: UNTUK SOAL NOMOR   1  SAMPAI  DENGAN 30,  PILIHLAH SATU JAWABAN YANG PALING TEPAT!

1.   Menurut Islam asal-usul kejadian dan penyebab manusia di dunia adalah ....
A.   asal kejadian manusia menurut Islam berbeda dengan ahli filsafat dan antropologi
B.   manusia diciptakan dari tanah
C.   manusia diciptakan Allah untuk menjadi khalifah-Nya
D.   manusia dimanapun di dunia berasal dari satu keturunan, yaitu Adam As

2.   Islam membagi alam ini menjadi dua kelompok, yaitu alam nyata dan ghaib (idhafi dan hakiki). Beda alam ghaib hakiki dan idhafi adalah ....
A.   alam ghaib hakiki dapat dipahami melalui renungan batin dan ghaib idhafi dapat dipahami melalui renungan akal
B.   alam ghaib idhafi adalah medan empiris yang masuk dalam kawasan ilmu tetapi belum diteliti, sedang alam ghaib hakiki merupakan lapangan agama hanya dapat dipahami melalui petunjuk-petunjuk agama
C.   alam ghaib hakiki dan alam ghaib idhafi tidak begitu berbeda, perbedaannya hanya bersifat gradual saja
D.   kita tidak perlu memperdebatkan antara berbagai alam ghaib dan cukup diyakini serta dipahami bahwa alam-alam ghaib itu ada dan keberadaannya tidak inderawi

3.   Perbedaan alam insani dengan hewani dan makhluk-makhluk lain di dunia ini adalah ....
A.   status antara manusia (insani), hewan dan tumbuhan
B.   pokok-pokok keutamaan yang dimiliki manusia sebagai khalifah Allah
C.   keadaan, kejadian, dan penghidupannya
D.   manusia, kejadian, tugas dan pola hidup

4.   Khalifah Allah adalah ....
A.   penguasa dan pengatur bumi untuk dan atas nama Allah
B.   Rasul Allah di dunia
C.   hamba yang taat kepada Allah
D.   mukmin dan muslim yang konsekuen


5.   Tujuan hukum (Syariat) Islam bagi manusia adalah ....

A.   mengatur tatat hidup dan pergaulan manusia
B.   agar menjadi muslim sejati
C.   agar manusia masuk Surga
D.   kebahagiaan manusia itu sendiri

6.   Dalam Surat Ar-Ra’du (13), ayat 16 disebutkan bahwa Allah mempunyai sifat Al-Qahhar, artinya ....
A.   Pengatur dan Pemelihara
B.   Tuhan Yang Maha Perkasa
C.   Tuhan yang disembah
D.   Pengatur, Pemeliara, Maha Perkasa

7.   Jika hubungan Iman dan Islam sudah dipahami, maka antara Islam dan Ihsan terdapat hubungan tertentu. Hubungan tersebut adalah
A.   Ihsan menunjukkan kualitas dari keislaman seseorang
B.   Keislaman seseorang tidak sempurna tanpa ihsan
C.   keislaman diikutsertakan dengan ihsan akan mendapat pahala yang lebih
D.   ihsan itu membedakan keislaman seseorang

8.   Konsep Tauhid berarti allah itu Esa di dalam zat, sifat dan perbuatan-Nya. Ini artinya ....
A.   hidup dan mati hanya untuk Allah
B.   hukum Allah sebagai satu-satunya pedoman hidup
C.   tidak ada satupun yang menyerupai Allah
D.   Allah satu-satu tempat meminta

9.   Pembinaan mutu iman dapat juga dipelihara dan ditingkatkan jika ....
A.   suka memakmurkan mesjid, membaca Alquran, memperbanyak zikir, pikir dan amal saleh yang didasarkan iman kepada Allah
B.   suka tolong menolong kepada sesama
C.   selalu teringat kepada Allah
D.   selalu mengendalikan hawa nafsu








10.   Kualitas iman seseorang dapat dilihat melalui sikapnya terhadap kemungkaran yang terjadi dilingkungan masyarakat tempat dia tinggal. Kualitas iman yang tertinggi jika melihat kemungkaran ....
A.   mencegah dengan menasehati (lisan)
B.   mencegah dengan menggunakan tangan (kekuatan)
C.   menolak dalam hati (do’a)
D.   mencegah melalui tulisan di media masa (cetak)

11.   Nabi Muhamad di utus membawa rahmat bagi seluruh alam dengan alasan ....
A.   ajaran yang dibawanya merupakan lanjutan ajaran para Rasul sebelumnya
B.   ajaran Islam sesuai dengan fitrah manusia
C.   Ruang lingkup ajaran Islam mencakup semua aspek kehidupan dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya bersifat universal.
D.   nilai-nilai ajaran Islam mampu menjawab tantangan zaman

12.   Kunci sukses Nabi Muhammad  memasyarakatkan Islam di Tanah Arab (Jazirah Arab) dalam waktu singkat karena faktor ajaran Islam dan keteladanan (uswatun hasanah) dalam kehidupannya keseharian. Manifestasi Uswatun Hasanah yang diterapkan Nabi adalah ....
A.   sebagai kepala negara, beliau baik, adil dan jujur
B.   sebagai pemimpin dan anggota masyarakat, beliau mendahulukan kewajiban dari pada hak
C.   sebagai pemimpin rumah tangga yang baik, beliau adil dan bijaksana
D.   menguasai ajaran Islam, terhimpun semua sifat yang positif sebgai seorang pemimpin, dan mewujudkan semua ajaran Isalam itu dalam perilaku keseharian, keluarga, dan masyarakat.

13.   Rasul diatas Allah di tengah-tengah masyarakat atau umat manusia mempunyai tujuan, yaitu ....
A.   menyampaikan ajaran Tuhan (langit)
B.   memberikan keteladanan semua aspek perilaku manusia
C.   mengajak mempelajari wahyu supaya beriman kepada Allah
D.   Menyampaikan hikmah wahyu, mencontohkan keteladanan mencakup semua aspek kehidupan, mengajak beriman, dan mengisahkan umat terdahulu melalui informasi wahyu Tuhan (ajaran Islam)

14.   Hakikat manusia menurut pandangan Islam adalah ....
A.   makhluk hidup dan sosial
B.   makhluk yang mempunyai potensi untuk mengembangkan dirinya
C.   makhluk hidup yang mempunyai akal, merasa, dan cenderung ke arah kebajikan
D.   makhluk berbudaya dan bisa dididik berakhlak mulia

15.   Pada hakikatnya makhluk yang paling sempurna bagi Islam adalah manusia. Ini artinya manusia ....
A.   memiliki panca indera dan mampu berdiri dengan kedua kakinya
B.   dalam segala tingkah lakunya selalu ingat kepada Allah
C.   dengan akalnya mampu membudi-dayakan masyarakat
D.   memiliki tingkat kehidupan di samping ditentukan akal, juga bisikan hatinya

16.   Di antara bermacam shalat Sunat, shalat Tahajud atau Shalatullail mempunyai keutamaan/kedudukan yang istimewa (Al - Israa (17) : 79), dengan alasan ....
A.   mengangkat muslim ke tempat terpuji jika dikerjakan dengan khusu’ (ikhlas)
B.   berat melaksanakannya karena dilakukan ketika waktu istirahat malam
C.   Muslim yang mengerjakan memperoleh kedudukan terhormat di sisi Tuhan
D.   muslim yang mengerjakan terbiasa bangun pagi

17.   Muslim diwajibkan shalat lima waktu dalam sehari semalam, dan dianjurkan berbagai shalat sunat. Pengertian shalat di sini ialah ....
A.   melaksanakan pekerjaan yang ditentukan syaria’t dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam
B.   membaca Al-Fatihah karena tidak sah tanpa membaca Al-Fatihah
C.   berdiri, ruku, duduk, dan sujud
D.   membaca suruh al-Fatihah, ayat Al-Quran, zikir, dan doa-doa tertentu

18.   Zakat mal adalah ....
A.   zakat fitrah
B.   zakat harta
C.   jisyah
D.   sadaqah







19.   Tujuan puasa diwajibkan kepada manusia muslim supaya yang melaksanakannya taqwa kepada Allah. Kriteria orang taqwa kepada Allah (Q.S. Ali Imran (3) : 133 - 136) adalah ....
A.   selalu melakukan perbuatan negatif (dosa) yang kecil
B.   melakukan suatu perbuatan makruh
C.   selalu menuju ampunan (maghfirah) Allah, pemaaf, dan darmawan
D.   selalu marah jika orang lain bersikap negatif kepadanya

20.   Berdasarkan informasi Al-Quran (Baqarah (2) : 125, 127) dan Sunah Nabi (H.R. Muslim) hikmah melaksanakan ibadah haji adalah ...
A.   mendorong kerja keras (etos kerja) untuk mengusahakan biaya haji
B.   mendidik untuk berani menghadapi kesulitan
C.   melatih disiplin diri
D.   mendidik untuk berani menghadapi kesulitan, dan rela berkorban

21.   Yang dimaksud dengan ibadah dalam syariat Islam ialah ....
A.   melaksanakan rukun Islam dan kegiatan positif lainnya, baik yang bersifat psikologis, fisik maupun mal (harta)
B.   mengeluarkan sebagian harta untuk berqurban, sadaqoh, wakaf, fidyah, hibah
C.   melaksanakan bersuci, adzan, qamat, i’tikaf, do’a, salawat, umrah, tasbih
D.   menunaikan rukun Islam seperti melisankan syahadatain, melaksanakan shalat, zakat, puasa, dan haji

22.   Ra’yu digunakan untuk membentuk norma-norma tertentu dalam agama, jika ....
A.   Alquran tak memberikan keterangan yang jelas mengenai sesuatu masalah
B.   tidak ditemukan informasi yang jelas dan qath’i dalam Alquran dan As-Sunah
C.   sunah tidak memberikan keterangan yang jelas tentang sesuatu masalah
D.   tidak ditemukan informasi yang jelas dalam perkataan, perbuatan, dan takrir Nabi Muhammad SAW

23.   Firman Tuhan An-Nahl (16), ayat 97: “Barang Siapa mengerjakan amal kebajikan, laki-laki dan perempuan dalam keadaan beriman, maka Kami berikan kehidupan yang baik,” mengandung maksud ....
A.   amal kebajikan laki-laki dan perempuan sama akan diberi pahala
B.   balasan Allah jauh lebih besar daripada amal yang mereka kerjakan
C.   orang yang beriman dan beramal kebajikan akan diberi balasan yang berlipat ganda oleh Sang Kholik
D.   balasan Tuhan bagi manusia dapat berupa kehidupan yang baik

24.   Muamalah adalah semua kegiatan manusia dalam hidupnya yang digolongkan ke dalam kegiatan yang berbentuk ....
A.   ekonomi, pendidikan, dan haji
B.   politik, pertahanan, dan shalat
C.   iptek, kesenian, dan puasa
D.   olahraga, ekonomi, pendidikan dan politik

25.   Memuat hukum perkawinan Islam, wanita bukan sebagai objek, tetapi subjek perkawinan. Hal ini dapat diketahui dengan ....
A.   dibenarkannya rujuk selagi masih dalam idah
B.   adanya tenggang waktu bagi wanita untuk tidak menikah lagi pasca cerai (masa idah)
C.   ada ketentuan bahwa pria haram menikahi mantan isteri pasca talak tiga, sebelum wanita tersebut dinikahi orang lain dan diceraikan
D.   adanya fasah, yaitu perceraian yang dieksekusi oleh hakim (peradilan agama) atas permintaan isteri

26.   Akhlak secara etimologis berarti ....
A.   perilaku, adat, tabiat, atau sistem tingkah laku yang dibuat
B.   perilaku, adat kebiasaan, atau sistem tingkah laku
C.   perilaku, adat tabiat, atau sistem tingkah laku
D.   perilaku, adat, tabiat, atau sistem tingkah laku yang dibuat berdasarkan tata nilai

27.   Ihsan dalam pengertian Islam adalah ....
A.   pola perilaku dan tindak yang baik  tercermin pada sikap dan jiwa yang sesuai dengan Islam
B.   sikap jiwa yang positif, tercermin dalam perilaku yang positif keseharian yang berlandaskan aqidah dan syariat Islam
C.   pola perilaku dan pola tindak yang positif yang terwujud pada sikap dan tingkah laku yang sesuai sistem Islam
D.   setiap kegiatan yang positif yang mewujud dalam sikap jiwa dan tingkah laku yang sesuai dengan aqidah Islam






28.   Definisi takabur, secara etimologis ialah ....
A.   membesar-besarkan diri
B.   membesar-besarkan prestasi yang dicapainya
C.   sombong tentang prestasi dirinya
D.   mengembangkan diri

29.   Tasamuh dalam pengertian Islam ialah toleransi di bidang ....
A.   aqidah
B.   sosial kemasyarakatan
C.   ibadah
D.   keyakinan agama

30.   Dalam pandangan Islam kesejahteraan umat manusia mencakup kesejahteraan ....
A.   fisik - material
B.   jasmani dan rohani
C.   batin dan spiritual
D.   jasmaniah saja


PETUNJUK:         UNTUK SOAL NOMOR 31   SAMPAI DENGAN  35,   PILIHLAH!
A.   JIKA KEDUA PERNYATAAN BENAR DAN KEDUANYA MERUPAKAN HUBUNGAN SEBAB AKIBAT!
B.   JIKA KEDUA PERNYATAAN BENAR TETAPI KEDUANYA BUKAN MERUPAKAN HUBUNGAN SEBAB AKIBAT!
C.   JIKA SALAH SATU PERNYATAAN SALAH! 
D.   JIKA KEDUA PERNYATAAN  SALAH!

31.   Salah satu pokok ajaran Islam adalah mewajibkan kepada para pemeluknya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup di dunia dan mendapatkan kebahagiaan di akhirat yang abadi,
sebab                 
bagi muslim yang tidak melaksanakan shalat wajib dipandang ajaran Islam merobohkan agama yang dianutnya karena shalat merupakan tiang agama dalam Islam.

32.   Bagi seseorang yang sedang sakit, Islam membolehkan memakan daging yang diharamkan kalau menurut dokter yang ahli bahwa hal itu satu-satu cara pengobatannya,
sebab                 
Kemudahan yang diberikan kepada seseorang karena faktor darurat misalnya sakit dalam hukum Islam disebut makruh.

33.   Untuk menjadi muslim upaya maksimal yang harus dilakukan seseorang adalah melisankan shahadatain dan melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu,
sebab                 
dipandang sempurna muslim dan mukmin dalam sistem ajaran Islam dengan melaksanakan syahhadatain dan shalat.

34.   Menurut ajaran Islam manusia adalah makhluk Tuhan yang mulia dan terhormat serta diciptakan dalam bentuk yang paling baik,
sebab                 
Alquran menjelaskan bahwa diciptakan manusia oleh Allah untuk beribadah (pengabdi) kepada-Nya.

35.   Semua kitab yang diturunkan kepada para rasul (Zabur, Taurat, Injil, dan Alquran) pokok ajarannya adalah tentang Tauhid, hubungan sesama manusia, dan makhluk Tuhan lainnya,
sebab                 
Risalah kenabian itu ajarannya hanya sesuai, atau hanya mampu menjawab kebutuhan manusia pada jaman tertentu saja.


PETUNJUK:  UNTUK SOAL NOMOR   36   SAMPAI   45,   PILIHLAH!
A.   JIKA 1) DAN 2) BENAR!
B.   JIKA 1) DAN 3) BENAR!
C.   JIKA 2) DAN 3) BENAR!
D.   JIKA 1), 2), DAN 3) SEMUANYA BENAR!       
36.   Hak yang wajib dilakukan terhadap diri sendiri menurut Isalam, antara lain sebagai berikut ....
1)   perasaan aman dan ketenangan batin
2)   makan
3)   minum

37.   Iman seseorang bisa naik (semakin mantap) dan menurun, yang dapat dilihat pada perilaku keseharian, demikian kata Nabi Muhammad. Untuk itu perlu dimiliki faktor-faktor yang memperkuat iman seseorang, antara lain faktor ....
1)   kesehatan jasmani
2)   amal soleh
3)   ilmu pengetahuan

38.   Kehidupan dan pribadi Nabi Muhammad SAW dijadikan Allah sebagai pola kehidupan yang baik dan patut ditiru semua umat manusia, antara lain ....
1)   seorang yang sangat dermawan dan pengasih
2)   tidak menyukai profesi dagang
3)   pemaaf dan bersikap adil






39.   Hikmah dalam melaksanakan ibadah haji mencakup hal-hal sebagai berikut, kecuali ....
1)   meningkatkan semangat berkorban dan keikhlasan
2)   meningkatkan iman dan ketaqwaan
3)   meningkatkan semangat diplomasi dalam kenegaraan

40.   Yang termasuk puasa yang dilarang dalam ajaran Islam adalah ....
1)   puasa sunat seorang istri tanpa izin suami
2)   puasa terus menerus
3)   puasa hari tasyriq

41.   Dalam Alquran Surat Taubah (9), ayat 60 menjelaskan tentang orang-orang yang berhak menerima zakat, antara lain ....
1)   para penuntut ilmu (Ibnu Sabil)
2)   para pekerja dan guru
3)   orang mendirikan rumah sakit (Sabilillah)

42.   Dalam hukum Islam ada beberapa sebab yang menjadikan wanita tidak boleh (haram) dinikahi selamanya, kecuali ....
1)   keluarga sepersusuan
2)   keturunan
3)   yang telah ditalak tiga kali

43.   Keringanan seseorang dalam melaksanakan perintah wajib dalam hukum Islam disebut “Rukshah”, yang diberikan kepada orang ....
1)   usia lanjut dan fisik yang sangat lemah
2)   pekerja
3)   sakit yang menyusahkan (berat)

44.   Salah satu cerminan akhlakul karimah seorang mukmin dan muslim adalah memiliki sifat sabar. Sedangkan sabar menurut ajaran Islam pengertiannya mencakup ....
1)   Syaja’ah
2)   Al-haq
3)   Tasamuh

45.   Dosa besar adalah setiap bentuk perbuatan yang dilarang Allah SWT secara tegas dengan diberikan sanksi pidana, baik di dunia apalagi di akhirat, antara lain sebagai berikut
1)   menyakiti kedua orang tua, lisan dan fisik
2)   berzina
3)   syirik menyekutukan Allah